Showing posts with label Pendampingan Keluarga TKW Masalah. Show all posts
Showing posts with label Pendampingan Keluarga TKW Masalah. Show all posts
Sunday, 23 December 2012
Belajar Usaha Online
Hari ini Indramayu, 23/12/2012 Riana Puspasari Totok Suyanto dan Arman berangkat dari Jakarta menuju Jawa Barat di Desa Tinumpuk Kecamatan Jantinyuat Indramayu. Kami bertiga mendatangi Desa tersebut dalam rangka silaturohim ke CTC disana, untuk membantu mendampingi teman-teman seperjuangan yang peduli terhadap persoalan TKW dan keluarganya, kedatangan kami disambut oleh teman-teman untuk belajar bersama mengembangkan pengetahuan mengenai canggihnya Technologi Komputer bertujuan untuk membangun usaha online.
Friday, 14 December 2012
Pendampingan Soimah Cilacap
Jakarta, 14 Desember 2012, pendampingan Soimah TKW purna UAE Abu Dhabi TKW berasal dari Kabupaten Cilacap. Pada Tanggal 13 Desember 2012, Soimah C Suryadi dan Arman meninggalka Cilacap Jawa Tengah menuju Jakarta untuk keperluan mengurus klaim asuransi yang sudah dikeluarkan oleh Daman Syamil yang ada di Jakarta. Saat itu kami kebetulan ada di Kabupaten Cilacap, karena ada beberapa keperluan disana, kemudian kami menyampaikan kepihak yang bersangkutan Soimah bahwa asuransi yang sudah kami tangani sejak 2 bulan yang lalu asuransinya sudah keluar, kemudian Soimah ikut kami naik mobil bertiga menuju Jakarta.
Menikmati perjalanan bawa mobil sendiri dari Cilacap menuju Jakarta, kami sambil menikamti hujan yang sangat deras sepanjang jalan. karena kami bertiga memilih alternatif yang lebih dekat, akhirnya kami memilih lewat di Kota Bandung. dilalah ditengah perjalanan saat itu di dalam Tol KM 97, ada mobil kebakaran sehingga kami berhenti selama tiga jam lebih menunggu selesainya evakuasi kecelakaan tersebut, setibanya di Jakarta pukul 01:13 kami sampai di Jakarta.
Keesokan harinya tepat Tanggal 14 kami menindaklanjuti dan membantu mencairkan asuransi Soimah di Kantor BCA di Gandaria, kemudian setelah di Cairkan, kami langsung mengarahkan Soimah Nai Bus Malam menuju Cilacap.
Monday, 3 December 2012
Pendampingan Masalah TKW
Hari ini Selasa 04 Desember 2012, kami melakukan pendampingan terhadap Saudari Suliani BT Kasmanu. Kedatangan Suliani dan Bapak Saleh selaku orang tua Suliani ke Jalan Buntu yang ada di Menteng Dalam Tebet Jakarta selatan, bertujuan untuk menindaklanjuti bantuan dana dari Pemerintah, dikarenakan Suliani BT Kasmanu mengalami permasalahan saat bekerja di Negara Amman Yordania.
Suliani BT Kasmanu mantan TKW Amman Yordania ini,setibanya di Jalan Buntu, sempat bertemu dengan keluarga TKW lain yaitu Bapak Rohyadi, Mas Mijan dan Mbak Nur Sholichah komunitas dari Cialacap yang sama-sama datang ke Jakarta bertujuan untuk menerima bantuan. Mas Mijan dan Mbak Nur Sholichah ke Jakarta, mendampingi Bapak Rohyadi selaku orang tua Sunarni yang mengalami Depresi di Negara Singapora. Kemudian Mas Mijan, Nur Shcolichah sambil belajar cara-cara pola penananganan kasus.
Kemudian Mas Mijan dan Mbak Nur Sholichah belajar komputer sambil praktek bagaimana cara membuat email dan mengirim email, karena untuk menjadi pendamping TKW bermasalah, pendamping sedikit-sedikit harus mengausai dunia komputer, untuk keperluan cara-cara mengirim kronologi kasus dan lain-lain.
Pendampingan TKW Bermasalah
Jakarta, 03 Desember 2012
Hari ini kami di tebet Jalan Buntu kedatangan orang tua TKW purna asal Adipala Cilacap, Bapak Rohyadi. Bliau datang bertiga bersama Mas Mijan dari Paguyuban PPBMI Wlahar dan Mbak Nur Sholihah dari Komunitas Lapesdam NU. Kemudian kami Arman, Bapak Rohyadi, Mas Mijan dan Mbak Nur Sholihah, menikmati perjalanan, selangkah demi langkah dari Tebet Jalan Buntu berjalan kaki menuju kantor BNP2TKI yang ada di Jalan MT Hariyono, untuk mengajukan permohonan bantuan pembiyaan perawatan TKI Purna Sunarni yang mengalami sakit Depresi sesaat pulang dari Negara Singapora.
Kemudian tepat pukul 11:12 menit kami tiba berempat di Kantor BNP2TKI untuk menemui staff yang kami tuju untuk mengajukan permohonan dana bantuan untuk biaya perawatan lanjutan, mengingan Sunarni masih membutuhkan biaya untuk terapi seminggu sekali, sehingga keluarga Bapak Rohyadi kesulitan untuk mendapatkan biaya. Karena selama ini Bapak Rohyadi untuk memerjuangkan pengobatan Sunarmi, bliau menjual apa sajayang bisa kejual hanya untuk kebutuhan biaya berobat, agar anak tercintanya bisa sembuh seperti semula.
Bapak Rohyadi mengikhlaskan dengan kejadian yang menimpa keluarganya, walaupun Sunarni pulang dari Singapora tidak mendapatkan apa-apa, malah kenyataannya bliau menjual harta bendanya hanya untuk biaya berobat putrinya. Walaupun Bapak Rohyadi hanya bekerja sebagai kuli harian, ya terkadang dia bekerja terkadang dia jugak tidak mendapatkan pekerjaan karena tidak ada yang menyuruhnya, karena di desanya tidak mudah mencari pekerjaan, Bapak Rohyadi hanya mencangkul dan angkat-angkat barang kerjaan sehari-harinya. Tapi Bapak Rohyadi sangat bersyukur kemberangkatannya Kantor BNP2TKI, bliau mendapatkan bantuan sebesar 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah) Kemudian Bapak Rohyadi, Arman, Mas Mijan dan Nur Sholihah, berjalan kaki lagi menuju Tebet yang jarak tempunya berkisaran 4 kilo meter.
Bapak Rohyadi mengikhlaskan dengan kejadian yang menimpa keluarganya, walaupun Sunarni pulang dari Singapora tidak mendapatkan apa-apa, malah kenyataannya bliau menjual harta bendanya hanya untuk biaya berobat putrinya. Walaupun Bapak Rohyadi hanya bekerja sebagai kuli harian, ya terkadang dia bekerja terkadang dia jugak tidak mendapatkan pekerjaan karena tidak ada yang menyuruhnya, karena di desanya tidak mudah mencari pekerjaan, Bapak Rohyadi hanya mencangkul dan angkat-angkat barang kerjaan sehari-harinya. Tapi Bapak Rohyadi sangat bersyukur kemberangkatannya Kantor BNP2TKI, bliau mendapatkan bantuan sebesar 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah) Kemudian Bapak Rohyadi, Arman, Mas Mijan dan Nur Sholihah, berjalan kaki lagi menuju Tebet yang jarak tempunya berkisaran 4 kilo meter.
Subscribe to:
Comments (Atom)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)